Hari Ketiga TTM III: Evaluasi Modul dan Strategi Implementasi Lapangan
Bogor, KSPI 28 Agustus 2025 – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Training of Trainers Module (TTM) III, para peserta melaksanakan evaluasi menyeluruh terhadap modul yang digunakan sejak kegiatan dibuka. Evaluasi ini menjadi momentum penting untuk menilai sejauh mana peserta memahami materi sekaligus memastikan bahwa modul yang dikembangkan benar-benar mampu diterapkan secara efektif di lapangan.
Presentasi dan Diskusi
Pada sesi evaluasi, setiap kelompok diberi kesempatan mempresentasikan hasil pembelajaran dan merumuskan rencana penerapan materi sesuai kebutuhan organisasi masing-masing. Suasana diskusi berlangsung dinamis dan produktif, dengan berbagai masukan dan catatan perbaikan yang konstruktif dari fasilitator maupun peserta lain. Hal ini semakin memperkuat kualitas dan relevansi modul yang dikembangkan.
Penekanan pada Implementasi Lapangan
Selain mengevaluasi teori, fokus utama juga diberikan pada pengidentifikasian tantangan nyata di lapangan. Para peserta diharapkan mampu merancang strategi penerapan yang tepat—sehingga modul pelatihan yang dihasilkan tidak hanya berupa konsep, melainkan menjadi pedoman praktis yang aplikatif bagi penguatan kapasitas organisasi.
Mandiri dan Inovatif sebagai Trainer Sejati
Ke depan, TTM III diarahkan untuk menghasilkan trainer-trainer yang mandiri dan kreatif. Peserta tidak hanya didorong memanfaatkan materi yang tersedia, tetapi juga belajar mengadaptasi dan mengembangkan modul sesuai kondisi nyata di lapangan. Kemampuan inovatif ini menjadi bekal utama untuk memperluas dampak pelatihan dan memperkuat gerakan buruh secara berkelanjutan.
Pernyataan Peserta
Marupi (Peserta dari KSPI unsur FSPMI):
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Dengan evaluasi ini, kami bisa memastikan materi yang kami bawa ke lapangan lebih aplikatif dan sesuai kebutuhan anggota. Ini bukan hanya soal teori, tapi soal strategi agar pelatihan benar-benar efektif.”
Dian (Peserta dari KSBSI unsur K2N):
“Saya mendapatkan banyak insight baru. Diskusi antar serikat memberikan perspektif yang lebih luas, sehingga kami bisa menyesuaikan implementasi sesuai konteks di lapangan. Harapan saya, hasil TTM ini bisa memperkuat kerja sama antar konfederasi.”
Dengan evaluasi yang komprehensif dan orientasi kuat terhadap penerapan praktis, TTM III membuka jalan bagi terbentuknya pelatih–pelatih serikat pekerja yang siap mentransfer pengetahuan dan memperkuat solidaritas anggota.
